BRMP JAWA TIMUR MANTAPKAN IMPLEMENTASI PM-AAS DI KABUPATEN BONDOWOSO
Bondowoso, 20 Juli 2026 - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur menggelar pertemuan pemantapan implementasi Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Kabupaten Bondowoso. Kegiatan berlangsung di Co Working Space (CWS) Penyuluh Pertanian dan dihadiri oleh BRMP Jawa Timur, Katimker, serta para penyuluh pertanian setempat.
PM-AAS merupakan inovasi budidaya padi yang digagas Kementerian Pertanian melalui penerapan sistem tanam rapat dalam barisan, peningkatan populasi tanaman per hektare, serta pemanfaatan mekanisasi pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas padi.
Pada kesempatan tersebut, Katimker Penyuluh Pertanian, Muhamad Fatawi, S.P., menyampaikan bahwa Kabupaten Bondowoso memperoleh target Luas Tambah Tanam (LTT) PM-AAS seluas 5.231 hektare untuk periode Juli hingga Oktober 2026.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Jawa Timur, Dr. Ismatul Hidayah, S.P., M.P., menegaskan bahwa PM-AAS merupakan program Kementerian Pertanian yang bertujuan meningkatkan produktivitas padi. Teknologi ini direkomendasikan untuk diterapkan pada lahan yang memiliki potensi Indeks Pertanaman (IP) 3 dengan dukungan irigasi teknis yang memadai dalam satu musim tanam. Oleh karena itu, lahan yang memenuhi persyaratan PM-AAS perlu dipetakan potensinya agar implementasi program dapat berjalan secara optimal.
Pertemuan ini dilaksanakan sebagai upaya memantapkan pelaksanaan teknis PM-AAS di Kabupaten Bondowoso sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan beserta solusi yang dapat diterapkan guna mendukung keberhasilan program.